Apa Yang Dimaksud Dengan Panel Listrik

 

Kamu yang masih bingung tentang apa itu panel listrik yang sering terlihat di gedung-gedung besar atau kantor-kantor atau bangunan yang memiliki ruangan yang banyak tentu di lengkapi panel listrik. Panel listrik ini sering kita lihat melekat pada dinding yang di lengkapi dengan lampu berwarna-warni atau sering juga terlihat di atas lantai posisi tegak lurus ke atas. jadi apa itu panel listrik

APA ITU PANEL LISTRIK

Panel listrik merupakan suatu alat yang memiliki fungsi untuk mendistribusikan listrik atau menyalurkan listrik pada alat-alat yang membutuhkannya dengan pembagian arus listrik yang telah di atur sedemikian rupa agar dalam penyalurannya arus listrik dapat terbagi merata tanpa adanya ketidak seimbangan saat penyalurannya. terbayang jika dalam suatu gedung terdapat 4 lantai yang masing-masing lantai memiliki puluhan ruangan dan setiap ruangan memiliki kebutuhan listrik masing-masing cara mengaturnya yaitu dengan menggunakan panel listrik . Alat ini terdiri dari sebuah box panel dan juga komponen-komponen yang bekerja untuk mendistribusikan listrik. Komponen-komponen tersebut dirangkai kemudian dilindungi menggunakan boxnya.

BOX PANEL LISTRIK

Pada panel listrik terdapat ukuran box yang berbeda-beda yang di atur atau di pilih sesuai kebutuhan dalam satu ruangan panel listrik ini memiliki satu panel induk yang ukuran box nya sanggat besar dan di bagi kepanel-panel yang lebih kecil pada tiap-tiap ruangan Oleh karena itu, spesifikasi box panel yang digunakan juga cukup berpengaruh pada kualitas panel listrik itu sendiri. Yang paling penting kita harus tahu macam-macam tipe box panel listrik yang tersedia di pasaran beserta dengan bahan dan ukurannya agar bisa menentukan pilihan terbaik.

Tipe Box Panel Listrik

Pada umumnya Ada 2 tipe box panel listrik yang bisa kita temukan di pasaran dengan mudah. Tipe tersebut disesuaikan dengan tempat pemasangan dan juga fungsinya.

Panel listrik yang pertama yang perlu kamu ketahui yaitu panel listrik tipe standing atau panel listrik yang berdiri, panel ini sering terlihat tegak lurus ke atas yang di pasang di atas lantai pada suatu gedung pada panel ini terdapat sistem kontrol otomatis yang di buat ketika pengalihan sistem aliran listrik berganti maka akan berlangsung secara otomatis.

Untuk Ukuran box tipe Standing paling tidak yaitu setinggi manusia. Karena ukurannya yang besar tersebut, panel listrik ini paling banyak digunakan untuk industri yang membutuhkan distribusi listrik yang besar yang biasa kita temui di pabrik-pabrik rumah sakit,perhotelan,atau perkantoran yang memiliki ukuran gedung yang besar

Pada Tipe box kedua yang bisa kita temukan di pasaran yaitu tipe wall mounted atau tipe tembok,panel listrik jenis ini yang paling sering kita lihat yang melekat di dinding-dinding bangunan yang memiliki ukuran sedang dan di lengkapi lampu berwarna-warni Dibandingkan dengan tipe Standing, ukuran dari box tipe Wall Mounted lebih kecil dan lebih simpel dalam pemasangan nya.

Pemasangan nya yang diletakkan di tembok menjadi alasan mengapa ukuran box panel ini kecil. Karena jika ukurannya besar maka tembok tidak akan mampu menahan bebannya.

 

Panel listrik Pada Tipe box Wall Mounted biasa digunakan untuk mendistribusikan listrik di tempat yang tidak membutuhkan listrik besar misalnya seperti rumah,kontrakan,ruko-ruko,restoran,dan lain sebagainya.

Dari beberapa panel listrik di atas kamu sudah bisa menentukan jenis panel yang ingin digunakan untuk mendistribusikan listrik di tempat Anda yang tentunya bisa memilih panel listrik sesuai dengan kebutuhan.

Misalnya saja, Anda memiliki kebutuhan listrik yang besar maka tipe Standing merupakan tipe terbaik. Sedangkan jika Anda hanya memiliki kebutuhan listrik yang kecil maka pilihan tipe wall mounted bisa digunakan.

Bahan box Panel Listrik

Kita yang belum mengenal panel listrik Mungkin masih banyak yang merasa bahwa semua box panel itu sama, karena hampir semua memiliki tampilan sama dan berwarna abu-abu. Namun sebenarnya setiap panel listrik memiliki bahan pembuatan yang berbeda.

Pada box panel listrik Meski terlihat hanya sebagai pelindung komponen yang ada di dalamnya, namun box panel ini memiliki peran yang penting. Dengan box terbaik maka kerja dari panel kontrol yang ada di dalamnya bisa maksimal dan tentunya aman dari gangguan luar sesuai dengan fungsinya.

Sebagai contoh ini adalah beberapa bahan utama yang biasa digunakan untuk membuat box panel :

Bahan plastik

Pada bahan ini ada Beberapa bahan yang termasuk ke dalam termoplastik diantaranya yaitu Poliester, Polikarbonat, PVC, ABS, dan lain sebagainya. Sebagian besar bahan plastik memiliki ketahanan tinggi terhadap lingkungan dengan tingkat korosif yang tinggi. Selain itu bahan plastik juga mudah sekali dimodifikasi dalam pemasangan nya selain dapat di modif dengan mudah karena memiliki bahan yang tidak keras dan juga ringan

Pada bahan ini memiliki Keunggulan lain yaitu  dari segi isolasinya yang pastinya aman dari arus listrik bocor, sehingga cocok untuk Anda yang menginginkan kontrol listrik yang sensitif pada suhu. Namun Anda akan dibatasi dengan ukuran dan bentuk yang ada karena bahan ini tidak bisa menyesuaikan fase desain dan konstruksi dengan baik.

Bahan Logam

Pada Jenis logam yang paling umum digunakan dalam pembuatan box panel adalah Aluminium, Stainless Steel, dan Karbon. Harga box panel listrik yang terbuat dari karbon cukup murah, namun untuk menghindari korosi maka harus di galvanis atau dicat terlebih dahulu menggunakan cat anti karat. Stainless steel dan aluminium lebih awet dan tahan terhadap korosi, namun untuk melakukan modifikasi pada bahan ini cukup sulit karena keras dan membutuhkan waktu yang begitu lama untuk melakukan modifikasi nya.

Dari segi perbandingan dengan box yang terbuat dari fiberglass dan termoplastik, box yang terbuat dari logam kurang tahan dalam kelembaban. Namun Jika dirancang dengan baik, bahan logam mampu mengurangi suhu tinggi karena dapat menyerap panas lebih baik.

 

Bahan Fiberglass

Pada Bahan jenis ini memiliki ketahanan tinggi pada oksidasi dari elemen korosif yang ada sehingga tidak akan mudah berkarat. Bahan ini juga menawarkan tingkat ketahanan yang tinggi terhadap kimia.

Namun bahan jenis fiberglass sulit dibentuk dan dimodifikasi karena bahannya yang cukup kaku. Selain itu, bahan ini juga sangat mudah terdegradasi jika berada di bawah sinar matahari dalam jangka waktu yang panjang. Jadi aplikasi box panel fiberglass cukup spesifik karena beberapa kelemahan yang dimiliki tersebut.

Namun pada Setiap bahan pembuatan box panel listrik yang disebutkan di atas memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Anda bisa memilih salah satu panel dengan bahan yang sesuai kebutuhan setelah mempertimbangkan kelebihan dan kekurangannya.

Ukuran Panel panel listrik

Karena kebutuhan yang beragam, maka variasi ukuran panel listrik yang tersedia di pasaran juga beragam. Ukuran panel tersebut berdasarkan tinggi H, lebar W, dan juga kedalaman D yang akan digunakan untuk merangkai komponen panel.

 Beberapa Ukuran yang paling banyak ditemukan di pasaran diantaranya yaitu:

  • 300 H x 300 W x 200 D (mm)
  • 600 H x 400 W x 250 D (mm)
  • 400 H x 400 W x 200 D (mm)
  • 1000 H x 800 W x 300 D (mm)

dan masih banyak lagi ukuran lainnya tergantung kebutuhan yang di inginkan.

Komponen pada Panel Listrik

Untuk membuat sebuah panel listrik tentu memerlukan sebuah komponen-komponen yang akan di gunakan untuk membentuk sebuah panel listrik agar dapat berfungsi dengan baik rapi dan tentunya lebih aman saat penggunaan. komponen ini terdiri dari pengontrol, indikator hingga komponen pengaman panel listrik

Beberapa komponen yang di aplikasikan pada suatu panel listrik.

  • Moulded Case Circuit Breaker, untuk melakukan pengamanan jika terjadi hubungan singkat.
  • Lampu panel R S T, sebagai penunjuk tegangan yang masuk.
  • Selector switch, untuk memilih sebuah mode Pada panel listrik.
  • Push button, berguna sebagai komponen kontrol atau tombol on/off.
  • Capacitor bank, sebagai penyeimbang muatan  induktif.
  • Terminal block, sebagai tempat penyambungan kabel luar dan kabel dalam.
  • Relay control, mengoperasikan kontak N/C atau N/O saat mematikan dan menyalakan .
  • Omega rails, digunakan untuk menempelkan power supply, kontraktor, dan lain sebagainya.
  • Thermal overload relay, sebagai komponen pengaman pada panel ketika terjadi gangguan.
  • Timer listrik, sebagai pengatur waktu pada panel listrik
  • Kontraktor 3 Phase atau 1 Phase, sebagai kontrol pemutus dan penghubung
  • Emergency stop, untuk menghentikan mesin saat terjadi keadaan darurat

 

Setelah pembahasan di atas tentang panel listrik tentu kamu mulai terbayang tentang apa itu panel listrik mulai dari tipe box, bahan pembuatan box, ukuran, hingga komponen atau material yang ada di dalamnya.

Sehingga disaat memilih panel listrik untuk kebutuhanmu kamu bisa menentukan manakah panel listrik yang tepat untuk kamu gunakan.

Posting Komentar untuk "Apa Yang Dimaksud Dengan Panel Listrik"